Peluang Usaha Budidaya Kutu Air

Melihat daya guna kutu air yang semakin hari semakin meningkat, tak ada salahnya juga jika kita memulai untuk mencoba mengembangbiakkannya. Karena ukurannya yang sangat kecil dan juga kandungan gizinya cukup lengkap, kutu air ini kerap kali digunakan sebagai pakan anakan ikan, seperti anakan ikan cupang atau anakan ikan guppy. Tak heran jika banyak orang yang memerlukan kutu air tersebut untuk pakan ikan mereka.

Mengenal Jenis Kutu Air Untuk Budidaya

Di pasaran ikan hias, ada dua jenis kutu air yang cukup dikenal yaitu daphnia dan moina. Keduanya sama-sama memiliki ukuran yang kecil dan juga kandungan nutrisi yang tinggi. Kedua jenis Kutu air tersebut juga sama-sama mudah untuk dibudidayakan karena memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat. Anda bisa dengan mudah mendapatkan bibit kutu air untuk dibudidayakan dari toko ikan hias atau juga dari Balai Benih Ikan Air Tawar.

Memulai Budidaya Kutu Air

Yang perlu Anda siapkan sebelum memulai mengembangbiakkan kutu air tersebut adalah tempat mereka hidup. Anda memerlukan media untuk mengembangbiakkan kutu air semisal kolam atau bak. Jika menggunakan kolam, sebaiknya Anda menggunakan kolam tanah. Atau Anda juga bisa menggunakan kolam atau bak semen yang berdasar tanah. Sebelum menebar benih kutu air, pastikan kolam atau bak penampungan mereka melalui tahapan pengapuran terlebih dahulu supaya pH tanah menjadi netral. Proses pengapuran ini juga diperlukan untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme jahat yang dapat mengganggu pertumbuhan kutu air itu sendiri.

Tahap pengapuran dilakukan setelah kolam atau bak media dikeringkan terlebih dahulu selama 2 sampai 3 hari. Lalu Anda baru bisa mulai menebar kapur pada dasar kolam dengan takaran 1,5 kg kapur per meter persegi. Anda juga perlu menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang dengan dosis 2 kg per meter persegi lalu biarkan kolam selama 3 hingga 5 hari sebelum akhirnya kolam diisi air dan benih kutu air ditebar. Pupuk ini berguna sebagai sumber makanan dari bibit kutu air tersebut.