Menyikapi Persaingan Bisnis Online

Angka pengangguran di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah pendidikan yang tempuh oleh masyarakat yang rendah. Rata-rata pendidikan yang ditempuh hanya sampai tingkat SLTP atau SLTA. Oleh karena itu, untuk memperoleh pekerjaan dengan gaji yang tinggi merupakan hal yang cukup sulit. Hal ini banyak dialami oleh kaum perempuan, terutama yang tinggal di pedesaan. Banyak dari mereka yang setelah lulus SLTA memilih untuk menikah. Akibatnya, mereka hanya menjadi ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan. Padahal, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga biasanya tidak cukup dari penghasilan suami. Peluang usaha yang dapat dilakukan adalah dengan berjualan online. Di zaman yang serba modern ini, berjualan online sangat di minati oleh berbagai kalangan. Ada berbagai alasan dari konsumen untuk memilih belanja online, diantaranya tidak memiliki banyak waktu, lebih simpel, ataupun belanja online lebih murah. Dengan berjualan pakaian atau kosmetik online, ibu rumah tangga cukup membutuhkan handphone lengkap dengan paket internet. Mereka tetap bisa mengurus rumah, anak dan suami tanpa pergi kemana-mana. Namun untuk bersaing dengan penjual online lain, kita harus memiliki trik agar konsumen tertarik dengan produk yang kita jual.

Jual Produk Dengan Penawaran Diskon

Diskon merupakan daya tarik yang kuat bagi konsumen. Tipsnya adalah kita pasang harga yang lebih tinggi, kemudian diberi label diskon sehingga harga turun kembali ke harga semula. Yang artinya, kita tetap menjual produk dengan harga awal, namun untuk menarik perhatian kita beri label diskon.

Menjadi Reseller Dari Produsen Langsung

Kita harus mencari produsen langsung, artinya jangan menjadi reseller dari reseller lain. Karena harganya akan lebih mahal, di banding dari produsen langsung. Misalnya kita menjadi reseller untuk menjual pakaian. Kita mencari produsen atau penjual yang menjual dengan harga paling murah.

Menjadi Role Model

Sebagai penjual, kita juga harus menjadi contoh dari produk yang kita tawarkan. Misalnya kita ikut memakai baju seperti yang dijual, kemudian mempromosikannya kepada orang lain serta menyertakan keunggulannya.